Apel, Pilihan Tepat Bagi Penderita Diabetes

Apel, Pilihan Tepat Bagi Penderita Diabetes
Istimewa.
Spread the love

PODZOLIK.COM-Di Indonesia jumlah penderita diabetes militus (DM) diperkirakan 13,11 juta jiwa dan terus bertambah saban tahun. Diabetas adalah momok menakutkan, lantaran kehadiaranya kerap menyulut serangan ganguan kesehatan lain.

Bahkan, pada stadium lanjut, DM juga menyebabkan rusaknya pembuluh darah. Jika si penderita terluka, maka akan sulit sembuh. DM juga bisa mengakibatkan kebutaan dan sebagian besar penderitanya harus menghebuskan nafas terakhir.

Ali Khomsan, pernah menuturkan, penderita DM wajib mengatur asupan makan. Yaitu, “Memilih makanan yang tidak cepat terkonversi menjadi gula,” jelas pakar gizi dari IPB ini.

Indeks Glisemik

Seberapa cepat makanan diurai menjadi glukosa, dalam bahasa kesehatan biasa disebut Indek Glisemik (IG), dengan skor 0—100. Makanan ber-IG tinggi, bertukar menjadi glukosa dalam darah dengan cepat dan mencetuskan rangsangan pengeluaran insulin tinggi.

Sebaliknya, asupan ber-IG rendah lambat merangsang pengeluaran insulin. “Anjuran bagi penderita DM adalah memilih makanan ber-IG di bawah 60 atau maksimal 70,” terangnya.

Berhati-hatilah dengan roti putih, sebab nilai IG-nya 73. Begitu juga bubur dan donat dengan nilai IG 70 dan 76. Sereal manis (nilainya 85), nasi putih (72), dan makanan ringan kemasan (80). Sebaliknya, pilih makanan berprotein tinggi, seperti ikan, ayam, atau sepotong daging. Semuanya mengandung IG tak tinggi. Produk susu dan pasta juga ber-IG kurang dari 40.

Ali menyarankan penderita DM sebaiknya memilih umbi–umbian ketimbang serealia. Misalnya talas, kentang. “Banyak yang meraa kurang kenyang makan talas atau kentang dibandingkan nasi. Itu hanya kebiasaan kita saja orang Indonesia,” ucapnya. “Jika makan umbi sebaiknya direbus. Lihat perbedaan IG kentang rebus yang bernilai 57, dengan kentang goreng (IG) 75 dan panggang itu (IG) 85,” tambahnya

Serat Alami

Serat menurut Ali juga asupan yang baik bagi penderita DM. Makanan kaya serat, seperti buah dan sayuran, kandungan karbohidratnya tidak mudah terlepas menjadi gula. Buah apel termasuk salah satunya.

Selain kaya serat, apel juga ber-IG hanya 38. Kandungan energi dalam 100 gr buah apel pun cukup mumpuni, yaitu mencapai 50 kalori. Bukan hanya itu, Apel pun dipercaya mampu memperbaiki kinerja pankreas. Alhasil pasokan insulin dapat dimaksimalkan.

Beberapa litelatur menyebut, apel cukup dikonsumsi rutin tiap hari. Bila bosan dimakan segar, rebus saja 1 buah apel dengan 3— gelas air. Biarkan mendidih sampai airnya tersisa setengahnya. Setelah dingin, minum air rebusan tersebut rutin tiap pagi dan sore. (sr)

Kandungan Gizi Apel per 100 g

Unsur Nilai Unsur Nilai
Energi 218 kJ (52 kcal) Folat (B9 Vit.) 3 mg (1%)
Karbohidrat 13,81 g Vitamin C 4.6 mg (8%)
Gula 10,39 g Kalsium 6 mg (1%)
Diet serat 2,4 g Besi 0,12 mg (1%)
Lemak 0,17 g Magnesium 5 mg (1%)
Protein 0,26 g Fosfor 11 mg (2%)
Air 85,56 g Kalium 107 mg (2%)
Vitamin A equiv. 3 mg (0%) Seng 0,04 mg (0%)
Thiamine (Vit. B1)  0.017 mg (1%) Vitamin B6 0,041 mg (3%)
Riboflavin (Vit. B2) 0,026 mg (2%) Asam pantotenat (B5) 0,061 mg (1%)
Niacin (Vit. B3)  0,091 mg (1%)    

Sumber: USDA Nutrient database

Bagikan