Indonesia Kembali Ekspor Telur Tetas Ke Myanmar

Indonesia Kembali Ekspor Telur Tetas Ke Myanmar
dok.kementan.
Spread the love

PODZOLIK.COM—Produk peternakan berupa telur tetas kembali diekspor oleh Indonesia ke Myanmar. Adalah PT Intama Taat Anugerah yang berhasil mengirim telur tetas final stock (HE FS) layer (Ayam Petelur) Strain ISA Brown sebanyak 30.000 butir (11/02/2022).

PT Intama Taat Anugerah merupakan salah satu unit usaha dari Taat Indah Bersinar Group. Kegiatan usaha dari grub perusahaan ini meliputi pembibitan ayam kampung jenis KUB-2, pembibitan ayam petelur (layer), dan penetasan telur (hatchery).

Nasrullah, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementan, memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaku usaha peternakan yang terus melakukan peningkatan ekspor meski pandemi masih berlangsung.

“Upaya yang dilakukan oleh para pelaku usaha ini tentunya sejalan dengan program Kementerian Pertanian untuk mendorong peningkatan ekspor, di tengah pandemi saat ini ekspor komoditas peternakan Indonesia tumbuh positif dan mampu menembus pasar internasional ke-97 negara,” ujar Nasrullah.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kinerja ekspor komoditas peternakan tahun 2021 tercatat senilai USD 1 miliar atau Rp15,1 triliun. Menurut Nasrullah, hasil ini apabila dibandingkan periode sama pada 2020 (YoY) meningkat sebesar 11,94%. Pertumbuhan ini melebihi angka pertumbuhan ekonomi nasional yang hanya 3,69%,

“Dengan Gerakan Tiga Kali Lipat Ekspor (Gratieks), kami targetkan pertumbuhan nilai ekspor peternakan pada 2024 naik 300% menjadi USD1,9 miliar atau setara Rp27 triliun ke 100 Negara tujuan,” ungkap Nasrullah, Rabu (16/02/2022).

Sementara itu, Tjandra Srimulianingsih, Direktur Utama PT Intama Taat Anugerah, Tjandra Srimulianingsih menyampaikan, terima kasih karena ditengah kasus semakin meningkatnya kembali covid-19, dipermudah proses perijinan, sehingga dapat segera melakukan ekspor HE ke Myanmar.

“Tidak hanya Myanmar, negara di Asia lain juga potensial digarap pasar ekspor peternakannya. Namun perlu kerjasama berbagai pihak untuk dapat merealisasikannya. Dukungan dari Pemerintah, sudah kami rasakan betul dalam meningkatkan nilai ekspor produk peternakan,” ujarnya

Sementara itu, Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kabupaten Subang, Bambang Suhendar juga mnegapresiasi PT Intama Taat Anugerah yang berhasil ekspor di tengah pandemi.

“Semoga ini bukan menjadi yang pertama dan terakhir, kedepan negara-negara lain bisa dijadikan target pasar oleh Intama, dan ekspor ke Myanmar terus berlanjut untuk dapat meningkatkan devisa,” pungkasnya. (rs)

Bagikan