KKP Dan Alumni Perikanan IPB Gelar Festival Ikan Nusantara 2021

KKP Dan Alumni Perikanan IPB Gelar Festival Ikan Nusantara 2021
dok.kkp.
Spread the love

PODZOLIK.COM—Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggencarkan kampanye makan ikan guna mendorong pemenuhan protein masyarakat sekaligus menyejahterakan nelayan dan pembudidaya. Bersama, Himpunan Alumni Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Institut Pertanian Bogor (HAC IPB), Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (Ditjen PDSPKP) menggelar Festival Ikan Nusantara (FINA) 2021 dengan tema “Ikan, Masa Kini dan Masa Depan Kita” dan berlangsung pada 9-25 November 2021 secara hibrid.

“Kegiatan ini bertujuan mengajak masyarakat Indonesia meningkatkan produksi dan konsumsi ikan sekaligus memperingati Hari Ikan Nasional yang jatuh setiap tanggal 21 November,” terang Direktur Jenderal  PDSPKP, Artati Widiarti di Jakarta, (10/11/2021).

Artati mengungkapkan, potensi lestari sumber daya ikan nasional sebesar 12,54 juta ton/tahun dari perikanan umum dan laut, belum termasuk perikanan budidaya. Kelimpahan sumber daya ikan ini dapat didayagunakan sebagai penggerak ekonomi nasional, penyedia lapangan kerja, penghasil devisa serta menjadi sumber pangan dan gizi nasional.

Dikatakannya, sejak 2004, KKP telah melaksanakan Program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) yang bertujuan meningkatkan konsumsi ikan sekaligus menguatkan pasar domestik hasil perikanan Indonesia. Dalam perkembangannya, Gemarikan menjadi lebih intensif dengan diadopsinya pada program prioritas lainnya, seperti Program Percepatan Penurunan Stunting, Program Penanganan Darurat Bencana, dan Program Penanganan Dampak COVID-19 serta Program Peningkatan Imunitas dalam rangka menghadapi Covid-19.

“Saya menyampaikan apreasiasi terhadap upaya dari para akademisi, khususnya Himpunan Alumni FPIK Institut Pertanian Bogor (HAC IPB) yang telah mendukung peningkatan konsumsi ikan melalui promosi UMKM perikanan, kampanye makan ikan, dan edukasi pada Festival Ikan Nusantara. Semoga kegiatan ini membawa manfaat bagi kita semua,” sambung Artati.

Senada, Rektor IPB, Arif Satria menyebut peningkatan sumber daya manusia (SDM) Indonesia sangat ditentukan oleh pola konsumsi. Karenanya dia mengapresiasi gerakan peningkatan konsumsi ikan per kapita agar kualitas SDM Indonesia benar-benar unggul, memiliki kecerdasan dan skill yang diperlukan untuk merespon masa depan.

“Sangat penting memikirkan jangka panjang SDM Indonesia. Kita berada dalam satu kondisi di mana ada mega disruption, climate change, revolusi industri 4.0, dan pandemi Covid-19. Oleh karena itu, kita harus menciptakan SDM yang benar-benar bisa merespon itu sebagai seorang pembelajar yang cepat, lincah dan andal,” terangnya.

Sementara Ketua Pelaksana FINA 2021, Nelly Oswini memaparkan, rangkaian acara FINA 2021 meliputi webinar perikanan dengan topik Peningkatan Konsumsi Ikan Lokal untuk Ketahanan Pangan; Kupas Tuntas Industri Udang Vaname di Aceh; dan Lawan Stunting dengan Gizi Ikan, peluncuran website FINA dan pameran virtual yang diikuti UMKM dan perusahaan swasta bidang perikanan dan nonperikanan.

Selain itu, terdapat kegiatan Ayo Makan Ikan Sedunia secara luring dan daring, serta aneka lomba berupa lomba cover lagu “Ayo Makan Ikan”; lomba video kreasi olahan ikan; dan lomba cerita anak dengan memanfaatkan berbagai platform media sosial.

“Yang membedakan FINA 2021 dengan tahun-tahun sebelumnya adalah diselenggarakan secara hibrid sehingga  pameran bisa diakses 24 jam secara global. Dengan demikian, pengunjung leluasa mengikuti pameran dan peserta bisa menjalin kerja sama dengan stakeholder dari seluruh dunia. Selain itu, pembuatan Road Map Makan Ikan yang berisi usulan rencana strategis untuk meningkatkan konsumsi ikan hingga 2045, bertepatan dengan Indonesia Emas atau 100 tahun kemerdekaan Indonesia,” jelas Nelly.

Sebagai informasi, Road Map disusun oleh tim ahli gabungan akademisi dan praktisi yang dipimpin oleh Prof. Dr. Uju, MSi, Guru Besar FPIK IPB University dan akan diserahkan kepada KKP pada hari puncak acara FINA 2021 tanggal 25 November 2021.

Sebelumnya, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono menekankan pentingnya konsumsi ikan di masa pandemi Covid-19. Menurutnya, ikan memiliki kandungan imonustimulan yang merupakan senyawa yang dapat menstimulus sistem imun di dalam tubuh. (dl)

 

 

Bagikan

Leave a Reply