Kementan Gandeng Champion Hadirkan Cabai dan Brambang Murah Jelang Lebaran
PODZOLIK.COM—Menjelang momentum Idul Fitri, Kementerian Pertanian (Kementan) memperkuat upaya stabilisasi harga komoditas strategis yaitu cabai dan bawang merah alias brambang, dengan hadir langsung untuk masyarakat berbanderol harga jauh di bawah pasaran.
Kolaborasi dilakukan bersama Asosiasi Champion Cabai Indonesia dan Champion Bawang Merah Indonesia, yang menyalurkan pasokan komoditas langsung ke konsumen rumah tangga.
Penyaluran perdana berlangsung di Toko Tani Modern Pasar Minggu dan 20 titik pasar eceran yang dikelola PD Pasar Jaya, secara bergantian agar masyarakat bisa lebih mudah mengakses bahan pokok dengan harga terjangkau.
Program yang digelar 10–19 Maret 2026 ini, menghadirkan 500 kg cabai rawit merah dan cabai merah keriting, dijual masing-masing seharga Rp30 ribu dan Rp20 ribu per 0,5 kg. Sementara bawang merah harganya Rp15–20 ribu/0,5 kg selama program berlangsung.
Dirjen Hortikultura Kementan, M. Taufiq Ratule, menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah strategis untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan produsen dan konsumen.
“Ini merupakan arahan langsung Bapak Menteri Pertanian untuk menjaga ketersediaan pasokan bahan pokok, khususnya cabai dan bawang merah, dengan harga yang baik bagi masyarakat. Apalagi sebentar lagi memasuki Idul Fitri. Kita ingin petani dan masyarakat dapat menikmati momen Lebaran dengan tenang,” ujar Taufiq, (10/3/2026).
Pasokan komoditas didatangkan dari beberapa sentra produksi utama, termasuk Jawa Barat, DI Yogyakarta, dan Jawa Tengah, yang menjadi daerah penyangga produksi cabai dan bawang merah nasional.
Ketua Champion Cabai Indonesia, Ardhi, menyatakan kesiapan champion bersama petani mitra mendukung langkah pemerintah.
“Kami berkomitmen untuk terus mendukung program pemerintah, termasuk dalam pelaksanaan aksi stabilisasi harga seperti saat ini,” ujarnya.
Senada, Ketua Champion Bawang Merah Indonesia, Alex, menegaskan bahwa petani bawang merah siap bersinergi menjaga ketersediaan pasokan, terutama menjelang hari besar keagamaan.
“Dengan distribusi yang baik, petani tetap mendapatkan pasar, sementara masyarakat memperoleh harga yang lebih terjangkau,” jelas Alex.
Program ini mendapat sambutan hangat masyarakat. Salah seorang ibu rumah tangga, Juleha, mengaku terbantu dengan harga cabai dan bawang merah yang lebih murah.
“Alhamdulillah sangat membantu kami sebagai ibu rumah tangga. Harga cabai dan bawang merah di sini jauh lebih terjangkau, jadi kebutuhan dapur sehari-hari bisa lebih hemat,” kata Juleha.
Direktur Sayuran dan Tanaman Obat, Agung Sunusi, mengapresiasi dukungan semua pihak dalam pelaksanaan aksi stabilisasi harga ini.
“Terima kasih atas dukungan PD Pasar Jaya, Satgas Pangan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, serta tim Direktorat H2H. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, terbukti cabai rawit merah, cabai merah keriting, dan bawang merah terjual habis pada hari pertama,” ujar Agung yang berharap sinergi ini memberi efek psikologis positif bagi pasar sehingga harga bisa lebih stabil. (af)
Foto : Istimewa.
