Bulgaria, Raja Minyak Mawar Dunia

Bulgaria, Raja Minyak Mawar Dunia
3. Di Bulgaria minyak mawar dianggap sebagai cairan emas, karena untuk membuat 1 kg minyak mawar diperlukan 3.000kg mawar, tak heran harganya mahal. (Istimewa)
Spread the love

 

Setiap tahun, Negara berjuluk The Land of Roses ini, mengekspor 1,52 ton minyak mawar ke beberapa negara.

 

Selain sebagai hiasan, bunga mawar juga menjadi komoditas berharga sebagai bahan dasar pembuatan minyak essensial aroma parfum berkelas. Itu yang dilakukan Bulgaria, negara di Eropa Timur.

Minyak bunga mawar dari Bulgaria, sudah diakui dunia sebagai bahan dasar parfum berkualitas tinggi. Sebut saja beberapa merek parfum ternama, seperti Christian Dior, Nina Ricci, Kenzo, Chanel dan beberapa merk terkenal lainnya yang menggunakan minyak mawar Bulgaria.

Dari Lembah Mawar Ke Penjuru Dunia

Peningkatan harga minyak essensial mawar di pasar dunia terlihat terus meningkat. Saat ini harga minyak mawar sekitar EUR 7.200 atau setara Rp115 juta per kg-nya. Minyak mawar Bulgaria paling populer diperebutkan oleh para produsen minyak wangi di seluruh dunia. Sebab minyak mawar ini memiliki standar kualitas yang sangat bagus dibandingkan beberapa penghasil minyak mawar dari negara lain.

Setiap tahun, Negara berjuluk The Land of Roses ini, mengekspor 1,5—2 ton minyak mawar terbaiknya ke beberapa negara. Pasar minyak mawar Bulgaria tidak hanya ke Perancis, yang dikenal sebagai puasat industri parfum, namun juga ke Asia, Australia dan Amerika Serikat

Menurut CEO Asosiasi Minyak Esensial dan Minyak Wangi Bulgaria, Nikolina Uzunova, minat pasar pada minyak esensial mawar Bulgaria tidak terbatas. Sehingga Bulgaria terus harus memposisikan dengan baik di pasar dunia untuk ke depannya.

Bahkan di beberapa negara Asia juga mengalami peningkatan permintaan, tidak hanya untuk bahan baku industri wewangian dan kosmetik,  tapi juga digunakan dalam industri minuman, digunakan sebagai aroma dalam industri permen, dan sebagai obat.

Mengairahkan Petani

Di Bulgaria, sebagian besar mawar diolah menjadi minyak, para petani mawar di negara balkan ini membudidayakan mawar secara organik.  Untuk menghasilkan 2 pound atau 0.9 kg ekstrak minyak mawar, membutuhkan sekitar 5.500—6.600 pound atau sekitar 2,5 ton hingga 2,9 ton mahkota mawar.

Hasil olahan minyak mawar ini, dijual dengan harga 10 Euro per 9 gram (0.002 lb). Inilah yang membuat harga minyak mawar sering dibandingkan dengan harga emas oleh para pelaku budi daya mawar. Hal ini pula yang mendorong para petani mawar terus berusaha memperluas lahan untuk budi daya bunga mawar.

Peningkatan nilai ekonomi dan pendapatan petani yang signifikan ini membuat Pemerintah Bulgaria melalui kementerian terkait membuat program pembanguan industri pembuatan mawar skala kecil. Program yang dikembangkan sejak tahun 2000 lalu telah menghasilkan pelaku usaha baru yang cukup banyak.

Penyulingan kecil pembuatan minyak mawar organik pun berkembang di sentra budi daya mawar. Hampir semua keluarga atau petani di desa sentra budiaya mawar di wilayah Kazalnak memperoleh tambahan hasil dari usaha sampingan tersebut.

Para ahli dan peneliti dari Institute of Roses and Essential and Medical Cultures yang berlokasi di Rose Valley atau “Lembah Mawar” ini, memprediksikan bahwa peningkatan permintaan minyak mawar dari Bulgaria juga memacu produktifitas tanaman dan mengairahkan semangat petani.

Bulgaria memproduksi mawar di wilayah Kazalnak yang terletak di lembah antara Pegunungan Balkan yang berada di Utara dan di sebelah selatan Gunung Sredna Gora. Wilayah ini juga disebut sebagai Rose Valey atau lembah mawar karena warga di lembah tersebut seperti di Rozovo, Srednogorovo, Kunchevo, Krun, dan kota Shipka banyak membudidayakan mawar. (ih/tmr-rs-berbagaisumber)

Bagikan

Leave a Reply