Jurus Italia Mengatrol Produksi Tomat Premium Strabena

Jurus Italia Mengatrol Produksi Tomat Premium Strabena
Spread the love

PODZOLIK.COM—Italia merupakan salah satu produsen utama tomat di Eropa, selain Spanyol. Negara ber-Ibu Kota Roma ini, terus berupaya meningkatkan produksi tomatnya, khususnya tomat – tomat jenis premium.

Langkah yang dilakukan Italia yaitu dengan menambah jumlah dan luasan rumah kaca. Terbaru, Italia telah mempersiapkan rumah kaca dengan total luasan 30 hektare yang dilengkapi sistem tanam hidroponik dan teknologi lampu LED.

Dikutip dari hortidaily, Florian Gostner, CEO Fri-El Green House, produsen rumah kaca bagi pengembangan tomat premium di Italia, mengatakan bahwa pihaknya akan membagi penggunaan rumah kaca yang dibangun yaitu, untuk musim dingin dan panas.

“Pada Januari 2024, ada 30 hektare rumah kaca baru yang beroperasi, 15 hektare di antaranya didedikasikan untuk panen musim dingin dengan pencahayaan LED dan 15 hektare musim panas ditanam untuk panen selanjutnya,” ungkap Florian yang perusahaannya berbasis produksi di Ostellato, provinsi Ferrara.

Sementara itu, Sandra Gostner, manajer perusahaan mengungkapkan bahwa pihaknya akan fokus mengembangkan varietas tomat premium di rumah kaca baru tersebut. Diantara tomat premium yang dikembangkan adalah varietas Strabena.

“Mengingat permintaan yang kuat dari pasar Italia, kami memutuskan melipatgandakan area tanam bagi penanaman Strabena,” ujar Sandra.

“Dan berkat pencangkokan pada Januari 2024, kami akan dapat mencapai target yang direncanakan hasilnya pada Maret 2024,” imbuhnya.

Strabena adalah tomat premium dengan bentuk menyerupai buah stroberi, sehingga sangat menarik perhatian konsumen. Tomat ini berbobot 20—25 gram buah beri dengan kandungan gula tinggi, yaitu mencapai 8—9 brix.

“Strabena mempunyai rasa manis yang unik dan ini mewakili varietas bergengsi bagi kami, dan kami yakin ini akan memberi kami kepuasan besar, mendapatkan popularitas di pasar Italia dalam waktu singkat,” sebutnya.

Tomat Strabena cukup populer dan permintaannya terus menanjak di kalangan konsumen Italia, bahkan Eropa. Selain digunakan untuk memenuhi permintaan lokal, Strabena asal Italia juga diekspor ke Jerman dan Austria.

“Kami baru-baru ini mulai mendistribusikan Strabena, dan kami menerima tanggapan positif, karena tomat premium ini sangat enak dan sangat populer,” timpal Davide D’Ignoto, manajer penjualan.

“Rasanya sangat manis, sangat harum, dan memiliki bentuk mirip stroberi, yang merupakan karakteristik yang menarik dan memenangkan hati konsumen,” sambungnya.

Florian kembali mengungkapkan bahwa omzet yang didapat terus bertumbuh. Tren positif tersebut menurutnya, terjadi lantaran terus dilakukannya perluasan tanam dan transisi perubahan jenis tomat yang ditanam, yaitu dari tomat klasik menjadi tomat premium.

“Kami sedang mempersiapkan penanaman untuk menjamin pasar musim dingin domestik yang produksinya tidak pernah tercapai dalam beberapa tahun terakhir,” kata Florian.

“Omzet dari tahun 2015 hingga saat ini meningkat tajam. Setelah omzet 13 juta Euro tercapai pada 2020, kami memperkirakan nilai 30 juta Euro dan produksi tomat sebesar 13.000 ton pada 2023 ini dapat tercapai,” pungkasnya. (sr)

Foto : dok.hortidaily (pierluigi benini)

Bagikan